Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2014

MENIKMATI EKSOTISME JEPARA DI PANTAI BANDENGAN DAN PULAU PANJANG

Gambar
 credit
Memiliki suami yang berasal dari Jepara membuat saya menginjakkan kaki di bumi Kartini ini sekaligus mengenal beberapa tempat wisatanya yang menarik untuk dikunjungi. Oh iya, sekilas mengenai Kabupaten Jepara, Kabupaten Jepara terletak di pantura timur Jawa Tengah yang bagian barat dan utaranya dibatasi oleh laut. Bagian timur wilayah kabupaten ini merupakan daerah pegunungan. Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yakni gugusan pulau-pulau di Laut Jawa. Dua pulau terbesarnya adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan. Sebagian besar wilayah Karimunjawa dilindungi dalam Cagar Alam Laut Karimunjawa. Penyeberangan ke kepulauan ini dilayani oleh kapal ferry yang bertolak dari Pelabuhan Jepara. Karimunjawa juga terdapat Bandara Dewandaru yang didarati pesawat dari Bandara Ahmad Yani Semarang. Jepara sendiri memiliki garis pantai sepanjang 72 Km. Selain di kenal sebagai kota ukir, Jepara juga terkenal sebagai tanah kelahiran pahlawan wanita Indonesia, RA …

BALITA BALAP KARUNG

Gambar
Pada perayaan tujuh belasan tahun 2013 kemarin kami masih tinggal di Purbalingga, Isya baru berusia 3 tahun dan pertama kalinya ikut lomba tujuh belasan. Dia ikut lomba bawa kelereng pake sendok. Kebetulan lombanya di depan rumah. Dia menang, tapi pas final kalah. Meski gitu, dia teteup seneng bisa menaang :D Habis lomba anak-anak kita lihat lomba panjat pinang, di sawah deket rumah. Disana lombanya banyak banget, lomba bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak, belum lagi ada panggung hiburan dan malam tasyakuran, ga cukup deh sehari. Sayang gak kepikiran untuk di dokumentasikan.
Tahun ini kita udah di Wonosobo, tinggal di perumahan, lombanya gak serame waktu di kampung dulu, tapi tetep yang namanya lomba mesti wajib ada. Untuk anak-anak ada lomba makan kerupuk dan bawa kelereng pake sendok. Lokasinya di depan Masjid Muhajirin Perumahan Argopeni Indah Wonosobo. Setelah itu lomba balap karung untuk anak-anak, biar lebih aman lombanya di kebun/pekarangan di belakang sekolah Al Madina. Setelah a…

MENGENALKAN BENCANA PADA BALITA

Gambar
Baru dua minggu kami tinggal di Wonosobo, kami mengalami peristiwa yang lumayan mengkhawatirkan. Seluruh Indonesia pastinya tahu bahwa pada Kamis malam tanggal 13 Februari 2014 Gunung Kelud meletus. Berbagai media menyiarkannya. Televisi yang jarang menyala menjadi teman setia seharian melihat perkembangan peristiwa tersebut apalagi selama 2-3 hari setelah Gunung Kelud meletus debunya sampai di Wonosobo. Bayangkan, Wonosobo-Kediri jaraknya kurang lebih 326 KM. Pada Jumat pagi kami sekeluarga melihat dari balik jendela hujan debu lembut menutupi dedauan, atap, teras dan jalan di depan rumah. Dan pastinya ini menjadi fenomena yang menarik dan menggelitik rasa penasaran dan keingintahuan kedua buah hati kami, Isya (4th) dan Himda (2th). Telepon berulang kali berdering, saling menanyakan kabar terutama dari keluarga dan saudara. Isya dan Himda juga melihat bagaimana Abinya berangkat kerja dengan memakai "baju perang" jas hujan dengan sarung tangan, masker dan helm rapat. Seharia…