Teh Tambi, Segarnya Teh Indonesia

Saat baru memulai studi S2 nya di Wonosobo, suami saya sempat beberapa kali membelikan oleh-oleh Teh Tambi. Sebagai daerah pegunungan, Wonosobo memang memiliki lahan yang subur. Perkebunan Teh Tambi sendiri terletak di di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, berada di ketinggian 4500 kaki  di atas permukaan laut tepatnya di lereng Gunung Sindoro.Setelah kita tinggal di Wonosobo, perkebunan teh Tambi menjadi tujuan pertama acara jalan-jalan kita, selain udara pegunungan yang sejuk menyehatkan, bagus juga untuk menambah pengetahuan anak-anak. Yuk mari, ke perkebunan teh Tambi. jangan lupa bawa jaket karena udaranya cukup dingin sekitar 15 derajat celcius. Jalan yang dilalui juga sudah banyak yang berlubang, mungkin karena sering di lewati truk-truk yang mengangkut berbagai sayuran dari daerah ini. Sebelum sampai di perkebunan teh kita akan di suguhi pemandangan indah khas pegunungan. Udara yang sejuk dingin, jalan yang naik dan berkelok-kelok, kebun sayur seperti kembang kol, brokoli, kentang, kubis di kanan kiri jalan, truk-truk pengangkut sayuran, dan para petani yang sedang menuai benih atau memanen hasil kebunnya. Indah sekali.
Gak perlu waktu lama, akhirnya kita sampai di perkebunan teh ini. Lebih tepatnya agrowisata perkebunan teh tambi. Ada pabrik teh, dan pondok wisatanya juga.


Di agrowisata ini terdapat perkebunan teh yang luas, pabrik teh, dan paket agrowisata. Karena kita gak ambil paket agrowisata jadi gak bisa liat-liat dalam pabrik. Perkebunan teh ini bak permadani hijau yang membentang di lahan seluas 800 hektar. Kami sampai sekitar jam 11.00 siang tapi matahari tak terasa panas, sebaliknya sejuk, dingin dan damai. Cocok banget buat refreshing.


Selain kami sekeluarga, ternyata ada serombongan wisatawan yang mengambil paket wisata disini.  Mereka menginap di homestay lalu mengikuti pemandu menuju pabrik teh.  Menurut brosur yang kami terima, ada banyak paket wisata yang ditawarkan, seperti paket outbound, paket backpaker, paket tahun baru, paket lebaran, one day tour, dan banyak lagi paket yang ditawarkan. Dan biasanya paket ini termasuk homestay dan jalan-jalan ke tempat wisata di Dieng, kecuali pake one day tour.









Setelah liat-liat kompleks agrowisata ini karena kita gak ikut paket jadi kita langsung menuju permadani hijau yang luuuuaaass banget :)
Perkebunan teh tambi terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, berada di ketinggian 4500 kaki  di atas permukaan laut tepatnya di lereng Gunung Sindoro. Sepanjang mata memandang kita bisa melihat hamparan teh menghijau dengan gunung Sindoro yang kokoh menjulang. Tidak jauh dari perkebunan tampak rumah-rumah penduduk Desa Tambi.








Sesekali kita juga bertemu penduduk setempat yang menyapa ramah dengan pipi mereka yang merah khas penduduk pegunungan Dieng. Rendahnya kadar oksigen di daerah dataran tinggi menjadi penyebab pembuluh darah manusia menjadi melebar, yang disebut vasodilatasi. Sehingga tubuh menjadi merah. Karena udara disini dingin, orang-orang yang kami temui memakai sarung, tutup kepala, syal atau jaket untuk menghangatkan badan. Selain alamnya yang kaya dan penuh pesona, kawasan Dieng juga terkenal dengan kultur masyarakatnya yang unik seperti anak berambut gimbal. Warga Dieng percaya bahwa mereka ini adalah keturunan dari pepunden atau leluhur pendiri Dieng dan ada makhluk gaib yang "menghuni" dan "menjaga" rambut gimbal ini. Gimbal bukanlah genetik yang bisa diwariskan secara turun temurun. Dengan kata lain, tidak ada seorangpun yang tahu kapan dan siapa anak yang akan menerima anugerah ini. Konon leluhur pendiri Dieng, Ki Ageng Kaladite pernah berpesan agar masyarakat benar-benar menjaga dan merawat anak yang memiliki rambut gimbal.


Orang Dieng menganggap bahwa anak gimbal adalah berkah yang akan membawa keberuntungan bagi mereka. Permintaan yang sulit pun cukup fleksibel dan bisa diakali. Bila si anak meminta satu truk sapi misalnya, si orangtua cukup membeli satu kilogram daging sapi dan meletakkannya di atas truk. Permintaan mobil sedan pun bisa dikabulkan dengan membelikan mainan berupa mobil-mobilan berbentuk sedan.
Setiap bulan Agustus atau Sura dalam penanggalan Jawa, diadakan prosesi ruwatan massal di kompleks Candi Arjuna. Anak-anak gimbal dimandikan dengan air dari 7 mata air, diarak dan dilempari beras kuning dan uang koin, kemudian dipotong rambutnya oleh pemuka adat yang kemudian melarungnya di Telaga Warna. Namun beberapa orang memilih untuk melakukan prosesi dan acara sendiri. Ada rasa tidak tega melihat anaknya harus memakai ikat kepala putih dan selendang dari kain mori yang biasa digunakan untuk membungkus mayat. Apalagi prosesi pelemparan beras kuning dan uang koin juga biasa dilakukan untuk upacara pemakaman jenazah orang yang sudah meninggal.
Unik banget ya, dan ini cuma ada di kawasan Dieng, sayangnya pas kita jalan-jalan kita tak bertemu anak gimbal ini.

Pucuk..pucuk..rasa teh terbaik ada di pucuk nya

Pasti tau kan iklan ini. Tidak semua daun teh bisa dipetik, katanya sih yang terbaik itu pucuk daun teh.
Teh yang baik dihasilkan dari bagian pucuk (pecco) ditambah 2-3 helai daun muda, karena pada daun muda tersebut kaya akan senyawa polifenol, kafein serta asam amino. Senyawa-senyawa inilah yang akan mempengaruhi kualitas warna, aroma dan rasa dari teh.
Setelah jalan-jalan sebentar di perkebunan, ga semuanya sih kan luas banget. Kita hanya jalan-jalan di perkebunan deket agrowisata, dan tanaman teh yang kita lewati pucuknya sudah dipetik. Ternyata tehnya sudah dipanen :)
Dan setelah Isya capek keliling kita keluar kebun, dan diseberang kebun ada kios teh milik penduduk setempat yang menjual aneka macam teh tambi dan oleh-oleh khas Dieng lain seperti Carica, purwaceng, jamur dan kacang Dieng.


Yuk, sebelum pulang beli oleh-oleh dulu. Ada kios kecil yang menjual aneka jenis teh dan oleh-oleh khas Wonosobo. Teh yang ada disini antara lain:
  • Teh Tambi Unsorted. Masih asli belum diayak.

  • Teh Tambi Kualitas 1
 

  •  Teh kualitas 2

    • Teh Kualitas 3
     
  •  Teh Hijau Tambi
 

  • Teh Tambi kemasan Dus dan Teh Hitam Tambi




Selain teh, ada juga oleh-oleh khas Dieng seperti purwaceng, benalu teh, Carica, jamur dan kacang Dieng. Jalan-jalan ke kebun teh, pulangnyajuga bawa teh. Kita memilih teh hijau dan teh kualitas 1 untuk dibawa pulang. Oh iya, kalo di supermarket atau toko oleh-oleh, teh tambi akan kita temui dalam bentuk dus. Selain mempercantik kemasan juga mempermudah kita untuk membawanya. Kemasan Teh Tambi memang tampak oldies dan klasik dengan gambar wayang. Memperkuat kesan teh ini berasal dari jawa tengah Indonesia.

Kalau kita lihat di kemasan teh kualitas 1, tertulis teh ini termasuk jenis BOP, dan kualitas 2 termasuk jenis BP. Apaan sih?
Pengolahan teh akan menghasilkan tiga macam teh yang berbeda, yakni teh hitam hasil fermentasi, teh hijau yang tidak difermentasi, dan teh oolong yang mengalami setengah fermentasi.
Teh hitam dibedakan dalam tiga jenis teh. Teh daun, teh remuk, dan teh bubuk. Masing-masing jenis mempunyai tingkatan mutu yang berbeda. Teh daun mempunyai empat tingkatan mutu. OP (Orange Pecco), P (Pecco), PS (Pecco Souchon), dan S (Souchon)
Teh remuk hanya mempunyai tiga tingkatan. BOP (Broken Orange Pecco), BP (Broken Pecco), dan BT (Broken Tea)
Teh bubukpun juga ada tiga tingkatan. F (Fanning), D (Dust), dan B (Bohea).
 Teh hijau adalah teh yang diolah tanpa fermentasi. Cara pengolahan ini adalah teknik yang paling tua, yaitu digunakan sejak manusia pertama kali mengenal tanaman teh. Di Indonesia, 90% teh rakyat diolah menjadi teh hijau dengan peralatan sederhana. Wilayah Jawa Barat merupakan penghasil utama teh hijau. Tahap-tahap pengolahan itu antara lain pelayuan, penggulungan, pengeringan, dan sortasi. Ciri teh hijau yang baik adalah memiliki daun halus yang utuh, menggulung, dan tidak hancur. Mutunya terbagi ke dalam empat tingkatan. Mutu I (Peko), Mutu II (Jikeng), Mutu III (Bubuk), dan mutu IV (Tulang). Teh hijau biasanya diproses lebih lanjut dengan penambahan bunga melati untuk meningkatkan aromanya.
Yang ketiga adalah teh oolong yang diolah dengan fermentasi singkat, artinya tak selama seperti pada pembuatan teh hitam.
Selain itu ada juga teh putih (white tea).  Merupakan jenis teh terbaik karena untuk mendapatkannya, hanya diambil dari satu pucuk tiap satu pohon, yakni pucuk tertinggi dan utama. Kandungan antioksidan paling tinggi. Dalam prosesnya, daun teh dibiarkan layu secara alami sehingga warnanya menjadi putih.

Kandungan senyawa kimia dalam daun teh terdiri dari tiga kelompok besar yang masing-masing mempunyai manfaat bagi kesehatan, yakni:
 1. Polifenol
Polifenol merupakan antioksidan jenis bioflavonoid yang 100 kali lebih efektif dari vitamin C dan 25 kali dari vitamin E. Manfaatnya:
          * Menurunkan kadar kolesterol
          * Menurunkan tekanan dan kadar gula darah
          * Membantu kerja ginjal dan mencegah terjadinya batu empedu
          * Memperlancar pencernaan
          * Melarutkan lemak dan mencegah kolesterol jahat
2. Kafein
Unsur kafein dalam teh jumlahnya lebih sedikit dibandingkan kopi. Manfaatnya:
          * Bersifat sebagai mild stimulant pada sistem saraf pusat sehingga memperlancar sirkulasi darah ke otak
          * Dengan minum teh secara teratur akan menaikkan tingkat ingatan, cognitive performance, feeling of pleasant dan mood.
3. Essential oil
Teh juga mengandung protein yang dirasakan besar peranannya dalam pembentukan aroma. Manfaatnya:
          * Melarutkan lemak
          * Memperlancar pencernaan dan peredaran darah

Mengenai sejarah teh di Tambi sendiri dimulai tahun 1885. Usaha perkebunan teh Tambi ini pada mulanya dimiliki oleh Belanda dengan nama Bagelen Thee & Kina Maatschappij yang dikelola oleh NV John Peet berkantor di Jakarta. Setelah Indonesia merdeka perkebunan ini diambil alih oleh pemerintah Republik Indonesia. Namun dalam perundingan antara Indonesia-Belanda yang dikenal dengan nama Konferensi Meja Bundar membuahkan kesepakatan yang salah satunya berdampak pada perkebunan teh ini yang dikembalikan pada pemilik semula. Pada tahun 1954, perkebunan dijual kepada NV Eks PPN (Pegawai Perkebunan Negara) Sindoro Sumbing. Selanjutnya, perusahaan tersebut bekerja sama dengan pemerintah daerah Wonosobo mendirikan NV Tambi yang sekarang dikenal dengan PT. Tambi.

Seperti halnya dengan perkebunan teh Indonesia lainnya, sebagian besar hasil diproduksi di ekpor ke luar negeri. Dan tentunya teh yang kualitas nomor satu yang di ekspor sementara untuk dalam negeri kebanyakan hanyalah kualitas rendah. Biar pun begitu tidak berarti teh dengan kualitas tinggi tidak dapat dijumpai di dalam negeri ini. Teh berkualitas tinggi termasuk juga teh Tambi masih dapat dengan mudah dicari. Pas lihat kemasannya ada usaha edukasi di kemasan teh Tambi. Selain menyebutkan Grade teh di kemasan juga ditulis cara untuk cara menyeduh teh yang baik dan benar. Berikut saya kutip petunjuk menyeduh teh ala tambi dari kemasannya:
1. Bersihkan dahulu poci dengan air mendidih. 
2. Masukkan teh satu sendok makan ke dalamnya. 
3. Tuangkan air mendidih secukupnya. 
4. Tunggu 5-6 menit sebelum dituangkan ke dalam gelas/cangkir 
5. Jangan membiasakan menyekap teh dalam termos.

Rasa teh tambi ini lembut, aroma wangi tercium begitu begitu teh dituang ke cangkir. Saya juga pernah mencoba teh tambi corbang/kualitas 3. Sekitar 1 sendok teh corbang bisa untuk 1 teko teh ukuran sedang. Sesuai namanya, teh ini dicor langsung abang/corbang. Bukan karena pewarna, tapi memang sifat asli dan khas teh ini yang begitu dituang air panas langsung merah dan aroma wangi tercium bahkan hingga di bekas cangkir teh yang telah diminum. Teh corbang ini jadi ekonomis. Karena sekali seduh bisa untuk beberapa cangkir.

Desa Tambi ini meskipun masuk wilayah Wonosobo tetapi berdekatan dengan wilayah Temanggung, jika berangkat dari Yogyakarta akan memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan melalui Magelang, kemudian Temanggung langsung ambil arah menuju Ngadirejo terus ke Tambi tanpa harus melewati kota Wonosobo yang lebih jauh. Akses ke tempat tujuan sudah bagus, hanya harus berhati-hati karena jalan berkelok dan naik-turun.
Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, jaraknya hanya 20 menit dari objek wisata Dataran Tinggi Dieng. Tambi bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi dari Kota Wonosobo yang hanya berjarak 16 kilometer ke arah utara. Angkutan umum juga ada. Kita bisa menggunakan bus jurusan Wonosobo-Dieng dan turun di Desa Tambi, lalu melanjutkan perjalanan yang berjarak 200 meter dari jalan utama.

Teh tambi ini bisa di dapatkan di berbagai pertokoan/supermarket, dan buat anda yang melewati Wonosobo, berwisata di Dieng atau Perkebunan teh tambi jangan lupa ya bawa  oleh-oleh teh tambi ini. Seduh teh nya dan rasakan segarnya teh Indonesia.

Selamat Ulang Tahun ke-189 untuk Kabupaten Wonosobo, dengan  kekayaan alam yang tak terhingga dan aneka keragaman budaya serta kultur masyarakatnya yang unik bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan posisi Wonosobo di Indonesia maupun mancanegara.





Sumber Referensi:
http://dieng.yogyes.com/id/see-and-do/other/anak-gimbal/
http://www.tribunnews.com/lifestyle/2014/03/17/menikmati-hijaunya-agrowisata-kebun-teh-tambi-wonosobo
http://jejakmasa.wordpress.com/2013/10/28/kebun-teh-tambi/
http://kembangpete.com/2014/06/12/mengenal-jenis-jenis-teh-di-indonesia/
http://www.bmca-pusat.com/component/content/article/44-artikel-bmca/76-manfaat-teh.html

Komentar

  1. duuh sejuknya perkebunan teh, aku baru tahu mak teh tambi ini

    BalasHapus
  2. iya nih miss sejuk banget, monggo mampir miss, sekitar 3jam dr semarang :)

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. wah liburan ke kebun teh seru nampaknya.

    BalasHapus
  5. Bisa kulakan teh ni bs dapat harga murah

    BalasHapus
  6. #epoxysemarang #epoxyyogyakarta #epoxyjogja #epoxysolo #epoxysragen #epoxytegal #epoxypekalongan #epoxypurwokerto #epoxyjateng #epoxybandung #epoxypurwakarta #epoxybekasi #epoxytangerang #epoxyserang #epoxycilegon #epoxybanten #epoxyjabar #epoxysurabaya #epoxygresik #epoxypasuruan #epoxymalang #epoxypandaan #epoxyjatim #epoxybali #epoxylampung #epoxysumatra #epoxykalimantan #epoxysulawesi #epoxyindonesia #jinggarayaepoxy

    Kepada Yth
    Pimpinan Perusahaan, Kontraktor, Arsitek, Agen, freeline

    Dengan Hormat
    Kami Jingga A.Raya Coating (aplikator epoxy) yg sudah berpengalaman lebih dari 8 tahun dengan senang hati memberikan informasi dan menawarkan pengerjaan EPOXY FLOORING - Lantai Modern, Eksklusif, dan Hygenis - untuk lantai pabrik atau gudang. Kami Jingga A.Raya Coating sudah banyak mengerjakan pabrik/perusahaan besar dan kecil. Beberapa diantarannya sbb:

    PROTECTIVE Coating
    1. Pabrik Farmasi - Sidoarjo
    2. Percetakan - Surabaya
    3. Pabrik Kopi Instan - Semarang
    4. Pabrik Plastik - Semarang
    5. Gudang Pakan Ternak - Semarang
    6. Pabrik Furniture - Semarang
    7. Pabrik Herbal - Salatiga
    8. Perakitan sepeda motor - Semarang
    9. Pabrik Pengalengan ikan - Banyuwangi
    10. Pabrik Tekstile - Semarang
    11. Pabrik mesin - Semarang
    12. Pabrik Minuman instan - Semarang
    13. Pabrik pengolahan ikan & Udang - Lampung
    14. Pabrik Farmasi – Semarang 1 & 2
    15. Pabrik Roti Sariroti - Semarang
    16. Pabrik Herbal – Lampung
    17. Gudang Farmasi Pemprov - Lampung
    18. Indonesia Power (PLN) – Semarang
    19. Indonesia Power (PLN) – Jakarta
    20. Pembangkit Jawa Bali (PJB) semua area
    21. Garment Industry (Emba Jeans) - Malang Jawa Timur
    22. Herbal & Pharmacy industry - Semarang Jawa Tengah
    23. Dll
    Plus banyak project Decorative Coating (Hotel, Villa, Cafe, Resto, kantor, sekolah, Residence dll)

    Kami Jingga A. Raya Coating and Protection juga memiliki produk yg biasa kami pake dengan kualitas yg sudah cukup teruji dengan banyak keunggulan, yaitu J-Floor untuk flooring dan J-Coat. Selain itu kami juga siap menggunakan produk pilihan sesuai keinginan Anda.

    Dikerjakan oleh team yg berpengalaman dan Profesional

    Untuk informasi dan konsultasi gratis
    Hubungi Kami
    Hp 0821 3851 5538
    WA 0813 9307 1048
    Www.jinggaraya.com
    Support@jinggaraya.com
    Jinggaraya.coating@gmail.com

    Nb. Contoh pekerjaan bisa lihat di FB kami : Jingga A.Raya

    Terima kasih
    Salam

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 KEHAMILAN, 3 PENGALAMAN MENAKJUBKAN

MENIKMATI EKSOTISME JEPARA DI PANTAI BANDENGAN DAN PULAU PANJANG