Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

Sekolah Kehidupan dari Bapak

Saat melihat dua anakku bermain dan bercanda dengan abi (suamiku), aku jadi ingat bapak. Bapak memang bukan tipe lelaki yang romantis dan humoris seperti suamiku. Bapak orang yang tegas, tapi bapak sangat sayang pada keluarga. Dulu, kami belum punya motor. Bapak memboncengkan aku kemana saja. Mengantar ke sekolah, ke dokter saat sakit, atau sekedar jalan-jalan. Saat aku beranjak remaja bapak bertanya,"apa kamu malu dibonceng bapak naik sepeda?" Aku tak malu pak, aku senang bapak menyayangiku.
Bapak juga hobi jalan kaki. Kakiku sampai sakit jika ikut jalan kaki dengan bapak. Saat kami kecil, kemana-mana harus naik angkot atau bis lalu disambung jalan kaki. Saat jalan-jalan, kami sering bercerita banyak hal. Dan lagi-lagi bapak bertanya,"kamu kan sudah besar, apa gak malu jalan-jalan dengan bapak?" Ugh, bapak, apa bapak tau kenangan ini belum tentu terulang kembali. Saat ini aku lebih sering jalan-jalan dengan suami dan anak-anak. Kapan bisa jalan-jalan lagi dengan …