Senin, 16 Januari 2017

Resep dan Cara Memasak Ikan Pari Goreng Gurih Tanpa Bau


Assalamualaikum..

Wah gak terasa lama banget gak ngeblog, sejak melahirkan baby Navid rasanya waktu berlari dengan cepat. Dan salah satu resolusi tahun 2017 ini semoga bisa aktif ngeblog lagi pastinya dengan konten yang lebih baik. Dan ini pertama kalinya aku nulis resep. Jadi beberapa waktu lalu mas suami beliin ikan pari segar 1Kg. Dulu sudah pernah sih makan ikan pari pas di Semarang, ikan pari asap biasanya dimasak mangut dengan kuah santan yang sedap seger pedas. Dan kali ini untuk pertama kalinya liat ikan pari segar, Bentuknya bulat seperti piring dengan ekor yang sudah terpotong karena ekor ikan pari ini memiliki racun yang berbahaya jika mengenai manusia.

Awalnya sempet ga tega masaknya karena keingetan ikan ini lucu dan imut banget di film Finding Nemo dan Finding Dory :-)
 Sumber: munafsiq.blogspot.com

Karena udah waktunya makan malam  jadi tak goreng saja. Sebelum digoreng, cuci ikan lalu kukus sekitar 5 menit agar tidak bau. Alasi dandang/pengukus dengan daun pisang agar ikan tidak lengket di panci pengukus karena kulit ikan pari ini berlemak (tidak bersisik mirip kulitnya ikan pari dan ikan patin). Setelah itu angkat dan gulingkan di bumbu yang telah dihaluskan.

 
Bahan dan bumbu:
  • 1 Kg ikan pari segar 
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk (bisa pakai ketumbar utuh)
  • Minyak goreng secukupnya
Cara memasak
  • Potong ikan pari sesuai selera.
  • Haluskan jahe, kunyit, garam dan ketumbar lalu balurkan pada daging ikan pari.
  • Panaskan minyak goreng, lalu goreng ikan hingga matang.
  • Siap disajikan.
Meski bumbunya sederhana tapi rasanya bikin selera makan bertambah. Anak-anak suka karena tidak ada duri kecil seperti yang biasa ditemui di daging ikan pada umumnya. Bisa dibilang semua bisa dimakan, bahkan organ dalamnya bisa dimakan bahkan tulangnyapun lunak dan renyah. Cocok banget disajikan dengan nasi hangat, sambal dan lalapan. Selain itu ikan ini punya banyak gizi seperti protein, asam lemak, vitamin D, Omega 3, fosfor, kalsium, magnesium, iodin, zat besi dan potassium. Jadi pas banget bila dimasukan dalam salah satu menu keluarga.
Karena gizinya yang banyak, ikan ini bagus untuk dikonsumsi seluruh keluarga dari ibu hamil, bahkan anak-anak karena mendukung pertumbuhan otot dan sel saraf pada anak, menunjang pertumbuhan gigi dan meningkatkan kecerdasan pada anak.
Bahkan, menurut majalahikan dot com, ikan pari ini bagus untuk kesehatan, ikan ini berkhasiat mencegah tubuh kekurangan darah, mampu menyembuhkan penyakit sesak napas dan cocok untuk penderita penyakit hipertensi karena bisa melancarkan sirkulasi darah.
Subhanallah.. tidak sekedar makan, tidak sekedar kenyang, tapi juga ikhtiar menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan yang halal dan bergizi.

Selamat mencoba.

Rabu, 10 Agustus 2016

Membangun Kebersamaan Keluarga Bersama Fashion Muslim Ethica


Tak terasa telah kita telah melewati Idul Fitri 1436H. Ramadhan selalu meninggalkan kisah yang indah, bulan dimana spiritual terbangun, semangat ibadah meningkat, dan kebersamaan menjadi sesuatu yang sangat bermakna. Idul Fitri menjadi saat dimana keluarga menjadi sesuatu yang sangat berarti. Banyak yang rela membayar tiket mahal demi berjumpa keluarga, tak terhitung masyarakat yang rela berjam-jam terkena macet, membawa perbekalan dan barang bawaan yang menumpuk agar seorang anak bisa mendapatkan maaf orang tuanya, saudara berjumpa dengan kerabatnya, setelah sebulan lamanya memaksimalkan ibadah, disempurnakan dengan membersihkan diri dan hati melalui zakat dan silaturahmi.

Keluarga adalah harta yang sangat berharga yang mungkin jarang kita sadari. Keluarga adalah tempat kita berbagi. Berbagi kisah bahagia maupun sedih. Keluarga juga tempat kita belajar, belajar memahami, menghormati, dan juga belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu. Banyak hal yang bisa dipelajari anak dari orang tua, namun adakalanya orang tua pun perlu belajar dari sifat dan tumbuh kembang anak.

Setiap keluarga tentu mengharapkan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Namun seiring berjalannya waktu, seringkali muncul kerikil-kerikil permasalahan dalam keluarga apapun bentuknya. Adakalanya cobaan datang dari suami, istri, anak, atau dari luar keluarga sehingga membangun komunikasi dan memperkuat kebersamaan dalam keluarga sangatlah penting. Bahkan tanggal 15 Juli 2016 merupakan hari keluarga internasional, karena dari keluarga yang baik akan melahirkan generasi masa depan yang baik pula.

Ada beberapa cara membangun kebersamaan keluarga yang biasa kami lakukan di rumah, antara lain:

1. Shalat berjamaah
Shalat merupakan ibadah wajib, dan ibadah yang pertama kali dihisab adalah shalat. Anak-anak juga diikutsertakan agar mereka terbiasa dengan shalat sekaligus membiasakan shalat sejak dini, dan mengkomunikasikan pada si kecil baby Navid kalau kami hendak shalat. Berdoa bersama juga merupakan salah satu ikhtiar dimana kami, orang tuanya tidak bisa apa-apa tanpa Allah SWT.

2. Makan bersama
Menu seringkali nomor dua, kebersamaanlah yang pertama. Makan bersama membuat mereka semangat dan ceria, makan bersama juga melatih Isya dan Himda mandiri dan bekerja sama, mengambil piring sendiri, lauk sendiri, lalu meletakkan piring ke tempat cucian. 

3. Liburan bersama
Saat ini Isya sudah masuk SD dan Himda masuk TK, biasanya pada hari minggu kami jalan-jalan ke alun-alun atau pinjam buku di perpustakaan. Kadang saya membawa bekal untuk dimakan di sana. Meski sederhana tapi anak-anak suka sekali. 

4. Mengenalkan aktivitas orang tua pada anak
Bagi kami, penting bagi anak-anak mengetahui apa yang orang tua lakukan. Isya dan Himda pernah diajak ke kampus dimana ayahnya mengajar, dan jika kampus mengadakan event-event tertentu yang memungkinkan anak-anak ikut, Isya dan Himda selalu diajak. Jujur, terbuka dalam keluarga merupakan hal penting untuk anak hingga ia besar nanti.

5. Bercerita
Anak belum tentu bisa memahami orang tua, namun orang tua dituntut memahami dunia anak. Adanya Isya, Himda dan Navid membuat kami belajar menyelami dunia anak. Anak-anak suka sekali dibacakan cerita, mereka akan nempel kayak perangko saat saya akan membacakan buku cerita.

6. Laki-laki dan perempuan itu berbeda
Saat masih bayi, mungkin tidak terlalu mencolok perbedaannya, namun saat mereka tumbuh dari hari ke hari, makin terasa perbedaannya. Isya tertarik dengan game mobil, selalu mengamati saat ayahnya menyetir, memiliki sandal seperti ayah, baju koko seperti ayah, tas nya dari ayah, kalau beli mainan ayah lebih tau yang ia suka.
Himda kebalikannya, dia suka pakai jilbab saya meski sangat kebesaran, dan dia suka kalau kita pakai baju yang sama.
Dari sinilah kebersamaan mulai dibangun, saat anak butuh figur yang ia cintai dan mencintai mereka.

7. Membangun kebersamaan dari busana
Ada benarnya like father like son, sebaiknya ayah mengerti anak lelakinya dan ibu mengerti anak perempuannya. Untuk Himda, saya membiasakan ia memakai jilbab dari usia 7 bulan, berusaha jika keluar rumah berpakaian sopan dan memakai celana panjang. Isya sendiri sudah belajar pakai kain sarung seperti ayah.


Awalnya, saya berpikir kalau baju koko itu panjang, cocok untuk ke masjid. Sementara Isya anak yang aktif, mudah berkeringat, dan setiap lebaran kami sering silaturahmi ke orang tua dan saudara yang tinggal di beberapa kota. Disinilah peran ayah begitu terasa, tahun 2013 saat jalan-jalan ke Nun colection di Purbalingga, suami memilihkan baju dari Salsa Clothing untuk Isya. Ternyata cocok dan bagus banget dipakai di segala suasana, bahkan awet sampai sekarang.
Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritas muslim sehingga mendorong pesatnya trend fashion muslim di negeri ini. Jika dahulu, busana muslim dan hijab identik dengan ibu-ibu atau wanita dewasa, kini anak-anak dan remaja tetap bisa tampil percaya diri dengan fashion muslim. Apalagi saat ini banyak komunitas hijabers yang menunjukkan bahwa busana muslim tidak menghalangi pemakainya dalam beraktivitas, berkarya dan bekerja. Fashion muslim makin lama makin berkembang dan makin digemari berbagai kalangan, karena modelnya yang modis dan harganya pun kompetitif. Terjangkau semua kalangan.
 
2 bulan yang lalu, sebelum lebaran, kami menyempatkan berjalan-jalan ke toko fashion muslim, dan alhamdulillah Isya dapat rezeki baju baru dari ayahnya, saat suami lihat baju Ethica langsung deh diambil buat Isya. Ethica adalah re-brand dari Salsa Kids dan Salsa Clothing. Sayangnya koleksinya tidak lengkap, tidak ada untuk gamis ibu dan gamis anak. 
Karena udah cocok dengan kualitas Salsa yang pernah kami beli sebelumnya, jadi ga ragu deh beliin Ethica buat Isya yang sekarang udah tambah tinggi. Koko anak yang kami beli ini kode K 70 warna coklat, termasuk dalam Hafa Series kode 25.

Mengenal lebih dekat Ethica-Fashion n Friends

ETHICA (baca: etika) – Fashion n Friends, adalah sebuah Brand Pakaian Anak – Remaja yang mengusung ‘Spiritualitas Islam yang Mencerahkan’ melalui kekuatan warna, variasi motif, design simple, dan matching yang terdiri atas paduan kain kaos terpilih dan kain katun berkualitas.

Ethica merupakan Re-Brand dari SALSAKIDS (2007), dan SALSA CLOTHING (2010) yang disempurnakan lebih matang, kuat, unik dan berkarakter. Bisnis Salsa Clothing (Sekarang : Ethica) dikembangkan melalui sistem keagenan dan reseller yang kini telah memiliki puluhan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.


Untuk pakaian Anak, Ethica memadukan kreatifitas design dan kekuatan warna kain dari bahan kaos, katun yang menjadikan anak-anak semakin percaya diri dalam beraktifitas keseharian. Sedangkan untuk Remaja, Ethica menggabungkan gaya fashion matching, simple, cerah dan casual sehingga para remaja bisa tetap modis dan percaya diri.


Desain Ethica memadukan bahan kaos katun dengan kain katun motif terpilih. Untuk pakaian Anak, terdiri atas model : OSK, ORK, RSK, dan setelan Koko Anak. Sedangkan untuk Remaja terdiri atas model : ST, GCT, GST, Arlisa, Mylia, Gamis, kagumi dan Koko Remaja.



HAFA: Baju keluarga yang islami dan ceria.

Sebagai sebuah brand yang terus berkembang, Ethica memiliki produk unggulan yaitu HAFA atau Happy Family Series. Kita bisa tampil sarimbit bersama keluarga dengan produk-produk Ethica yang berkualitas dan penuh warna. Warna dan motif berpadu dengan serasi, menghasilkan pakaian yang nyaman dipakai tapi sekaligus modis dan fashionable.


Hafa Kode 25

Hafa Kode 23

Tampil sarimbit dengan baju keluarga dari Ethica juga membuat hati menjadi ceria. Sesuai dengan slogannya, ‘Spiritualitas Islam yang Mencerahkan’ Ethica sangat menonjolkan kekuatan warna, motif yang sangat bervariasi, dan juga kain yang berkualitas. Koleksi Hafa series ini juga bisa kita lihat di http://ethicafashion.com/category/produk/happyfamily/.

Memakai baju keluarga bagi saya juga merupakan salah satu cara menumbuhkan kebersamaan keluarga. Menumbuhkan rasa cinta dalam keluarga. Anak sholih merasa keren karena bisa tampil seperti ayah, dan anak sholihah merasa istimewa bisa punya baju seperti ibu. Tampil sarimbit tak harus persis sama tapi bagaimana bisa mix and match agar warnanya serasi. Bagi keluarga muslim, koleksi Ethica menjadi solusi tampil kompak, busananya serasi, bahagia di hati dan menjadi happy family. Amiin.


Ethica sendiri adalah brand asli Indonesia yang berpusat di Jalan Karasak Utara No. 2B Bandung,tapi jangan khawatir karena produknya sudah tersebar berbagai outlet dan agen di beberapa kota di Indonesia. 

Jika membutuhkan koleksi Ethica, kita juga bisa menghubungi:
Call Center : 022 520 9390

SMS / WA: 087821470838

BBM : 5B0BFCEE

Line : cs_ethica 

atau mengunjungi:

web: http://ethicafashion.com
Facebook: https://www.facebook.com/EthicaOfficial/home

Semoga kita semua bisa menjadi happy family, keluarga bahagia yang islami sesuai tuntuan Allah SWT  dan rasulullah Saw, aamiin.


Senin, 27 Juni 2016

Lebaran Makin Gaya Dengan Sarimbit Dari Hijabenka

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons & InvolveAsia X HB & BB. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher berrybenka dan voucher hijabenka disponsori oleh Berrybenka & Hijabenka.

Lebaran adalah saat yang dinanti dalam setahun. Saat dimana yang lama tak bersua bisa berjumpa, saat dimana keluarga besar berkumpul, dan juga saat dimana wajah ceria anak-anak tertawa gembira bertemu simbahnya dan juga saudara dan sepupunya yang kadang hanya setahun sekali bertemu.

Lebaran kali ini saya ingin sekali tampil sarimbit dengan suami. Sarimbit ini sangat bermanfaat dipakai saat berkumpul bersama keluarga besar,dan juga saat menghadiri undangan baik acara resmi maupun acara pesta seperti menghadiri undangan pernikahan. Buat saya sendiri, sarimbit tidak harus dari kain yang sama, tapi bisa mix and match sehingga warnanya senada. Sayangnya, saya tidak mudah keluar rumah untuk beli baju karena repot banget kemana-mana dengan bayi mungil sementara jalanan sudah mulai macet. 

Tahun lalu, saya pernah memanfaatkan voucher dari Berrybenka untuk membeli bros dan aksesoris cantik. Pengalaman belanja di Berrybenka membuat saya nyaman karena meski belanja online, Berrybenka menawarkan layanan bayar ditempat, pengiriman gratis, 30 hari gratis pengembalian jika barang tidak sesuai, dan asyiknya lagi banyak diskon-diskon menarik yang ditawarkan. Nah, daripada berdesak-desakan mendingan mantengin Hijabenka yang masih satu grup dengan Berrybenka. Bedanya, Hijabenka ini mengkhususkan pada kebutuhan fashion muslimah yang fashionable. Jadi ga perlu ke beberapa toko untuk mencari kebutuhan muslimah, semua yang saya butuhkan ada disini. Termasuk kali ini mencari pakaian yang bisa digunakan untuk tampil serasi dengan suami.


Hijabenka, Lebaran Penuh Gaya Dengan Harga Terjangkau



Belanja di Hijabenka itu bener-bener bikin galau bin bingung, banyak pilihannya. Hingga akhirnya saya fokus pada baju yang saya cari yaitu bisa breastfeeding (menyusui), dan bisa tampil sarimbit dengan suami. Ini dia pilihan pertama saya.

Syafa Breastfeeding Dress Peach  



Langsung suka saat lihat Syafa Breastfeeding Dress Peach  by JV Hasanah seharga Rp. 278.500 ini . Baju ini merupakan dress dengan motif stripe berwarna peach yang mudah digunakan untuk ibu yang sedang menyusui. Dress dari bahan kaos ini memiliki ukuran one size. Dengan warna peach yang lembut, baju ini bisa dipakai saat menyusui dalam berbagai suasana.

Comfy Inner Antem Big Cross Dark Grey By Mybamus



Saya paling nyaman menggunakan ciput sebelum menggunakan jilbab. Rambut lebih rapi, jilbabpun lebih nyaman digunakan. Jadi selama perjalanan, atau silaturahmi gak perlu repot benerin jilbab. 

Khimar With Line And Flower Grey  by Delarosa for Hijabenka



Syafa Breastfeeding dress peach ini akan saya lengkapi dengan khimar berbahan spandex berwarna grey dengan hiasan garis-garis dan renda bunga-bunga yang cantik. Kenapa memilih khimar ini? Selain serasi dengan warna peach juga nyaman untuk menyusui karena ukurannya yang cukup lebar. Dengan panjang 160 cm dan lebar 63 cm, khimar ini cantik banget dipakai untuk acara silaturahmi.

Khimar with line and flower grey by Delarosa for Hijabenka ini lagi diskon lho, jadi harga setelah diskon cuma Rp. 168.000 saja.

Rapunzel Brooches by Katun Pelangi




Untuk melengkapi penampilan, saya menambah bros Rapunzel yang cantik. Saya lebih suka bros dari katun dengan aplikasi brokat, renda dibanding bros dari bahan gem stone karena lebih aman, tidak mengganggu saat menggendong anak atau menyusui. Bros seharga Rp. 72.000 ini juga serasi karena warnanya hampir senada dengan Syafa breastfeeding dress peach.

Fay HT Tote-Grey by Les Catino



Untuk tas, saya lebih suka menggunakan tote bag, karena lebih muat banyak. Kemana-mana dengan bayi, balita dan anak lelaki yang aktif memang harus banyak bawa bekal ini itu. Dan saat melihat Fay HT Tote-Grey ini langsung suka, lagi diskon 60% ya ibu-ibu, lumayan banget kan :) Harganya menjadi Rp. 339.000.

Mukena Silky Rose by Kayra
Bepergian kemanapun, jangan lupa bawa mukena. Saat menjumpai waktu shalat tapi masih di perjalanan, kami sering berhenti untuk shalat di SPBU, jadi harus selalu membawa mukena yang bersih. Dari dulu saya suka mukena putih. Putih saja.Mukena ini juga sedang diskon lho, jadi harganya menjadi Rp. 294.000






Men Adam BG Koko Grey
Dan untuk suami, saya memilih Sell Men Adam BG Koko Grey. Baju koko dari bahan katun ini memiliki size S M L XL. Selain itu koko ini juga lagi diskon sehingga harganya menjadi Rp. 171.010.



Semua keperluan yang saya butuhkan ternyata bisa ditemukan di Hijabenka. Ini baju sarimbit pilihan saya untuk lebaran nanti, bagaimana denganmu teman?

Sabtu, 13 Februari 2016

Kawah Sikidang: Keindahan Yang Berawal dari Putri Yang Ingkar Janji

Saat masih SD, saya suka banget baca buku tentang dongeng nusantara, kisah-kisah yang konon menjadi sebab adanya suatu tempat, seperti Sangkuriang dan Gunung Tangkubanperahu, kisah cinta tak sampai Bandung Bondowoso pada Roro Jongrang yang menyertai Candi Prambanan, Joko Tarub dan Nawangwulan, Dewi Sri, Timun Mas dan juga kisah-kisah sejarah yang berbau mistis seperti Nyai Loro kidul dan pantai selatan Jawa, Batara kala, dan lain-lain. Hidup di Indonesia yang kaya akan sejarah dan budaya membuat setiap tempat, punya cerita. Bahkan makanan khas di setiap daerah di Indonesia pun ada sejarah dan kisah yang menyertainya.

Tahun lalu, kami sekeluarga travelling ke Dieng, karena bawa balita jadi pikniknya yang deket-deket aja. Jalan yang tajam dan berkelok-kelok membuat setiap pengendara harus hati-hati. Selain itu cuaca yang dingin juga menjadi pertimbangan. Jalan-jalan ke daerah pegunungan membutuhkan tubuh yang sehat dan juga harus memakai pakaian yang tebal, jaket/sweater, masker dan saruh tangan juga gak boleh ketinggalan.
Tujuan kami ke Dieng, salah satunya adalah ke Kawah Sikidang. Jadi Isya, anak sulung kami, penasaran banget pengen liat kawah yang merupakan sisa dari letusan gunung berapi. Sebelumnya, kami ke Telaga Warna. Di dalam kompleks Telaga Warna terdapat Kawah Sikendang. Kawah ini hanya sesekali mengeluarkan gelembung-gelembung udara kecil atau letupan gas belerang di permukaan telaga. Karena bunyi letupannya seperti kendang maka kawah ini di beri nama Sikendang.


Dari Telaga Warna kami melanjutkan perjalanan ke kawah Sikidang. Dibanding kawah-kawah lain di Dieng, kawah Sikidang termasuk populer dan banyak dikunjungi. Tapi karena medannya agak sulit, maka kita harus hati-hati. Sekeliling kawah diberi pagar untuk keamanan pengunjung. Dan yang tak kalah seru, ada yang menjual telur rebus kawah. Tertarik mencoba?


Kawah Sikidang ini memang tempat yang menarik dikunjungi. Di sini kita bisa mendapatkan udara pegunungan yang bersih, aroma belerang, dan suasana yang tenang. Cocok banget buat refreshing. Selain itu di kompleks kawah juga bisa kita temui penjual sagon, makanan khas Wonosobo yang berbahan dasar parutan kelapa dan pembuatannya dipanggang di atas arang. Selain itu bisa kita temui juga penjual kentang, bunga edelweis, batuan belerang, dan juga telur rebus kawah. Buat yang suka selfie bisa juga selfie ala zombie atau pangeran berkuda putih di sini.

                                                          penjual kentang dan sagon

Ada yang jual telor rebus kawah juga disini

yuk marii, yang suka selfie :)

Selain indah, Kawah Sikidah juga punya kisah. Biasanya cerita rakyat ada beberapa versi. Dan ini adalah salah satu versi asal muasal terjadinya kawah Sikidang.

Konon, ratusan tahun silam di Dataran Tinggi Dieng ada seorang putri yang sangat cantik bernama Putri Sinta Dewi. Ia tinggal di istana megah yang dikelilingi taman yang indah. Banyak pangeran yang berusaha melamarnya tapi tidak berhasil karena Puteri Sinta Dewi meminta mas kawin yang sangat banyak. Suatu ketika, seorang pangeran bernama Pangeran Kidang Garungan yang kaya raya bermaksud melamar puteri Sinta Dewi. Iapun mengutus pengawal untuk menyampaikan lamaran pada Puteri Sinta Dewi. Shinta Dewi menerima lamaran Pangerang Kidang. Dalam benaknya, tentu ia seorang pangeran yang kaya raya dan berwajah tampan. 

Pangeran Kidang Garungan pun mempersiapkankan mas kawin berupa emas, intan, berlian dan berbagai hadiah untuk sang puteri. Kedatangan sang pangeranpun disambut meriah di istana sang puteri. Namun, alangkah terkejutnya Shinta Dewi ketika bertemu Pangeran Kidang yang ternyata manusia berkepala kidang. Shinta Dewi pun menjadi bingung karena dia telah mengiyakan lamaran dari sang pangeran. Gadis ini pun mencari akal untuk membatalkan lamaran.

Shinta Dewi lalu memohon kepada Pangeran Kidang agar dibuatkan sebuah sumur yang besar karena masyarakat sekitar sangat kesulitan mendapatkan air. Sumur tersebut harus dibuat sendiri oleh sang pangeran dalam satu hari. Pangeran pun menyanggupi. 


Dengan giat, Pangeran Kidang menggali tanah menggunakan tangan dan terkadang tanduknya. Melihat itu, Shinta Dewi kembali khawatir kalau-kalau sang pangeran berhasil menyelesaikan permintaannya. Karena kalut, Shinta Dewi lalu meminta masyarakat menimbun sumur yang sedang digali sang pangeran – selagi sang pangeran masih berada di dasar sumur. Pangeran sadar bahwa ia ditipu. Iapun mengerahkan kesaktiannya agar bisa keluar, sumur pun meledak dan tanah yang menimbunnya berhamburan keluar. namun sumur terus ditimbun.

Karena banyaknya orang yang menimbun sumur itu, Pangeran Kidang akhirnya terkubur hidup-hidup di sumur yang digalinya sendiri. Sebelum mati, pangeran kidang bersumpah bahwa seluruh keturunan Sinta Dewi akan berambut gembel. Dan hingga kini sumur yang meledak tersebut terkenal dengan nama kawah Sikidang. 

Menurut versi ilmiah, Kawah Sikidang memiliki keunikan dibandingkan kawah-kawah lain – baik yang ada di Dataran Tinggi Dieng maupun di tempat lain. Kawah utama di kawasan ini berpindah-pindah.

Ketika memasuki kawasan kawah, akan terlihat beberapa lubang besar yang mengeluarkan asap tidak terlalu tebal. Menurut pihak pengelola, lubang-lubang besar tersebut merupakan kawah utama di masa lalu. Sementara, kawah utama saat ini berada agak jauh dari pintu masuk. Dari pintu masuk, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 1 kilometer untuk sampai di kawah utama. Jalan menuju kawah utama pun agak menanjak. Selain itu, di sekitar kawasan ini, masih terdapat beberapa kawah kecil yang diperkirakan suatu saat akan menjadi kawah utama – menggantikan kawah utama saat ini. Karena letak kawah utama yang berpindah-pindah inilah kawasan ini diberi nama “sikidang”, yang berasal dari “kidang” (kijang). Kawah utama yang berpindah-pindah disamakan dengan sifat kijang yang senang melompat ke sana-ke mari. 
Menariknya membaca kisah sejarah, meski tidak masuk akal, namun selalu terselip hikmah dan pesan moral yang penting. Termasuk dalam kisah Pangeran Kidang Garungan dan putri sinta dewi. Setidaknya ada pelajaran yang bisa kita ambil, diantaranya:
  • Jangan serakah. Keserakahan yang memenuhi hati putri Sinta Dewi membuatnya hanya menerima lamaran pria yang paling kaya. Akibatnya Tuhan menghukumnya dengan mengirim pria yang kaya raya namun berkepala Kidang. Meski kaya dan banyak harta, puteri sinta dewi menolak lamarannya dan akibatnya anak keturunannya mendapat kutukan akibat perbuatannya. Hingga kini anak berambut gimbal masih bisa kita temui di Dataran Tinggi Dieng. Nyawa Pangeran Kidangpun melayang akibat keserakahan sang putri.
  • Jangan membeli kucing dalam karung. Putri Sinta dewi langsung menerima lamaran pangeran Kidang Garungan hanya melihat kekayaannya. Ia belum tahu dan mngenenal siapa sebenarnya pangeran Kidang Garungan. Sebelum memilih jodoh, tentu kita harus mengenal betul calon pasangan. Istilah orang tua jaman dahulu, mengetahui bibit bebet dan bobot agar tidak menyesal kemudian.
  • Jangan ingkar janji. Putri sinta dewi sudah menerima lamaran pangeran Kidang Garungan tapi ia ingkar janji dan berusaha membatalkan lamaran yang berujung pada melayangnya nyawa pangera Kidang. karena yang ia inginkan pangeran yang kaya dan berwajah tampan.  

Wah, sedih ya ceritanya, kasihan juga Pangeran Kidang Garungan, hanya karena ia berwajah kidang, cintanya ditolak Puteri Sinta Dewi.

Di Dieng banyak banget tempat wisata, seperti Telaga warna, Dieng Teater, kompleks Candi Arjuna, atau mendaki untuk melihat sunrise di Sikunir yang merupakan salah satu spot terbaik di dunia untuk melihat matahari terbit.

Jika teman-teman ingin melihat sumur yang dibuat Pangeran Kidang Garungan atau Kawah Sikidang dan juga obyek wisata lain di Dieng, jangan lupa siapkan baju hangat, karena cuaca di pegunungan cukup dingin, masker dan juga tubuh yang fit ya..karena banyak banget destinasi wisata di Dieng yang indah dan juga menyimpan banyak kisah.

Ini Dia Sejarah-Sejarah Menarik di Indonesia, dan tentu banyak sejarah-sejarah lain dari penjuru daerah di Indonesia, yang membuktikan kayanya negara kita akan budaya.



Referensi:
1. http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/264-legenda-kawah-sikidang
2. http://www.indonesiakaya.com/kanal/detail/legenda-si-pangeran-kijang-di-kawah-sikidang




Kamis, 11 Februari 2016

Jangan Panggil Dia Gila

Namanya Masri (samaran, bukan nama sebenarnya)
Seorang bapak dari 2 anak dan 6 orang cucu.
Tidak seperti seorang keluarga pada umumnya. Para tetangga tidak pernah memanggilnya dengan sebutan Pak Masri. Setiap ada acara di kampungpun ia tidak dilibatkan. Kehadirannya di masyarakat antara ada dan tiada. Ia ada tapi diacuhkan. Ia tak adapun tak dicari.

Semua berawal dari bertahun-tahun yang lalu, mungkin lebih dari 20 tahun yang lalu, saat itu Masri bekerja sebagai seorang kondektur bus. Sebuah kecelakaan mengubah hidupnya. Ada yang mengatakan ia terkena gegar otak. Pihak keluarga dan juga dibantu tetangga sudah mengupayakan pengobatan untuknya. Yang jelas, karena kondisi ekonomi yang kurang, pengobatan yang ia jalani tak tuntas sehingga membuat ia mengalami gangguan jiwa hingga kini.

Apa jadinya kalau kita memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Itulah yang dialami istri dan kedua anak Masri. Sang istri yang bekerja di pasar menjadi tulang punggung keluarga, sembari menahan malu, suaminya menjadi bahan tertawaan tetangga karena suka bertingkah aneh. Setelah kedua anaknya beranjak dewasa, si sulung memilih tinggal di desa lain setelah menikah, dan adiknya sempat bekerja sebagai TKI di luar negeri. Karena termasuk keluarga miskin, keluarga ini beberapa kali mendapat bantuan dari pemerintah.

Karena gangguan jiwa yang dialaminya, Masri kadang meracau sambil berjalan. Pernah suatu ketika, saat itu saya belum lama melahirkan. Rumah saya dan Masri hanya selisih satu rumah. Saat itu tenga malam, kami serumah terbangun mendengar keributan di luar. Masri bertengkar dengan istrinya di jalan. Sumpah serapah dan kata-kata kotor berhamburan. Masri menyebut istrinya dengan panggilan-panggilan buruk, dan istrinya pun membalas serupa. Tak lama kemudian terdengar suara batu yang dilempar, entah siapa yang melempar dan siapa yang dilempar, yang jelas keesokan paginya istri Masri meminta maaf pada kami karena ribut-ribut semalam sementara di rumah kami ada bayi.

Masri juga sempat membuat malu kami. Saat bapak kedatangan tamu teman kantor atau saudara, tiba-tiba Masri datang dan memperkenalkan diri. Pernah sambil mengaji, pernah juga sambil mengadu habis dilempar batu atau dipukul seseorang. Entah benar atau tidak, setelah bapak memberinya uang, ia lalu pergi. Lama kelamaan, saudara kami atau tamu sudah maklum jika Masri datang minta perhatian.

Meski kena gangguan jiwa, Masri selalu baik pada keluarga kami. Mungkin karena kami tidak pernah mengganggu atau menggodanya. Kadang jika ia bertemu saya, ia suka menyapa,
"Ifah, sekarang hari apa ya?" Bahkan ia masih ingat nama saya.

Pernah ia mendekati anak saya, "Namanya siapa?"
Saya hanya tersenyum lalu membawa si kecil pergi menjauh.
Kami tidak pernah mengajarkan ke anak-anak bahwa Masri kena gangguan jiwa, jadi anak-anak saat ketemu Masri biasa saja. Dan meskipun bertemu orang gila di luar sana, kamipun memilih diam, agar anak-anak tidak terbiasa memanggil 'orang gila' pada orang yang terkena gangguan jiwa (ODGJ). Apalagi jika mereka tidak mengganggu. Jika menjumpai ODGJ yang melakukan kekerasan, barulah kita harus waspada dan menjaga keselamatan anak-anak dari mereka.

Kadang, Masri pergi ke warung di sebelah rumah kami. lalu menyanyi bahkan pernah mengaji. Tentu ayat Qur'an yang ia baca salah. Tetangga yang mendengar tertawa, "Wah, Masri bisa ngaji."
Dan Masri ikut tertawa.

Ikut miris, saat mendengar seorang ibu yang berusaha mendiamkan anaknya yang tengah menangis, ah. tidak seharusnya anak yang masih suci ditakut-takuti dengan hal-hal seperti ini.
"Ssst diam, kalau gak diam nanti panggilin Masri lho."
"Masri, Masri, ini adik nangis, ayoo jangan nangis, ada Masri."

Pernah ada sekelompok pemuda yang menggodanya,
"Masri edan, Masri edan..ha..ha..ha.."
Dan Masri lalu marah dan melempar mereka dengan batu. Mereka lalu menghindar sambil tertawa.
"Masri edan, ha..ha..ha.."

Masri, termasuk ODGJ yang 'beruntung'. Meski kena gangguan jiwa, ia masih tinggal serumah dengan istri, anak, menantu dan seorang cucunya. Ada yang menyediakan makan untuknya tiap hari, dan juga pakaian sehingga tidak telanjang seperti ODGJ yang kadang di temui di jalan. Si istri pernah bercerita, bahwa Masri memakinya habis-habisan karena ia tak pamit padahal hanya pergi sebentar ke warung. Masri, memang ODGJ yang 'beruntung' punya keluarga yang bisa bertahan di tengah pandangan miring orang tentang Masri. Dan Masri juga beruntung, punya sepeda.

Dengan sepeda tua, dan sebuah radio tua, ia sering kali berkeliling kota hingga ke desa-desa tetangga yang lumayan jauh jaraknya. Untungnya, ia bukan ODGJ yang suka mengganggu, memukul orang atau mengamuk. Ia hanya akan marah jika diganggu. Hobinya bersepeda ini membuatnya cukup 'terkenal'. Banyak orang yang mengenalnya, bagi yang bersimpati kadang memberinya sedikit uang atau makanan.

Kini usia Masri makin tua, uban di rambutnya makin banyak. Tapi hobi bersepeda masih ia jalani. Kini, sumpah serapah dan ribut-ribut tengah malam sudah jarang terdengar. Mungkinkah karena di rumahnya kini ada cucunya yang masih balita? Entahlah. Terakhir saya melihat ia termenung dengan tatapan kosong dan tubuh yang bertambah kurus. 

Jika bertemu dengan ODGJ, jangan panggil dia gila, karena tak ada seorangpun yang menginginkan mengalami kondisi seperti itu. Pelabelan gila tidak membuat ODGJ menjadi sembuh bahkan membuat keluarganya menjadi malu dan sedih. Jika tak mengganggu. lebih baik perlakukan mereka sewajarnya, sebagaimana manusia pada umumnya. Berusaha membantu mengupayakan pengobatan untuk ODGJ, menerima kehadiran mereka, berkomunikasi sewajarnya dan juga tidak melakukan kekerasan pada mereka.

“Tulisan ini diikutkan dalam Giveaway Aku dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) 
yang diselenggarakan oleh Liza Fathia dan Si Tunis



Selasa, 02 Februari 2016

Myurbey Giveaway

Haloo teman-teman,
Buat pecinta giveaway, ada bantal Best Friends cantik buat kamu yang beruntung lho, Aku juga ngarep banget bisa jadi pemilik salah satu bantal cantik ini.
Untuk ikutan  Myurbey Giveaway, ini caranya:
~ follow blog Myurbey ( myurbey.blogspot.com )
~ posting kembali ke blog mu...
~ jangan lupa tinggalkan comment di  Myurbey Giveaway  untuk meninggalkan jejak ya..
 Akan ada 3 orang yang dipilih dari facebook, instagram & blog .
notes : cukup sekali, tak perlu berkali-kali .... 
pengumuman : 15 Feb 2016

Yuk ikutan, siapa tahu kita bisa beruntung memiliki 1 bantal Best Friend

Untuk Bayi dan Ibu Menyusui, Ini Item yang Ingin Saya Beli di Lazada

Tahun ini menjadi tahun yang berkesan banget untuk kami sekeluarga, alhamdulillah baby Navid hadir melengkapi ramenya keluarga kecil kami.
Berbeda dengan kelahiran Isya dan Himda, yang saat itu kami masih tinggal dengan orang tua, saat ini kami sudah tinggal mandiri, jadi berusaha mandiri ngurus 3 krucils, meski tampaknya repot, tapi pas dijalani alhamdulillah semua baik-baik saja. 
Meski ini anak ketiga dan banyak mendapat lungsuran dari kakaknya, bukan berarti tak ada yang perlu dibeli. Setidaknya ada 5 barang yang penting dibeli pasca persalinan. Sebenarnya bisa sih suami yang beli karena saya belum bisa kemana-mana, untungnya ada Lazada yang bikin saya bisa belanja tanpa repot dan capek. Bisa shopping sambil selonjor dan menyusui. Praktis tis deh pokoknya. Dan setelah buka Lazada, ketemu deh barang yang saya pengen beli yaitu:

1. Jamu Habis Bersalin Lengkap

Seusai melahirkan Isya dan Himda dulu, saya minum jamu habis bersalin, ibu dan ibu mertuapun menyarankan untuk minum jamu pasca persalinan. Jamu adalah ramuan tradisional dari bahan alami yang bermanfaat untuk tubuh. Biar gak repot bikinnya, kita bisa beli  paket  jamu habis bersalin. Paket ini sudah lengkap dengan pilis, tapel, bedak dingin, inyak telon dan parem untuk pemakaian hingga 40 hari. Jamu ini diminum hingga hari ke 40 pasca persalinan, dan asiknya, buat yang gak suka minum jamu, jamu bersalin ini dikemas dalam bentuk pil jamu jadi mudah dikonsumsi. 

Selain itu ada pilis untuk dilekatkan didahi dan pelipis ibu, pilis ini bisa membuat dahi dan kepala terasa hangat dan semriwing, enak banget dipakai setelah begadang bersama si kecil semalaman. Ada juga tapel untuk dilekatkan di perut sebelum memakai stagen agar perut kembali pulih dan langsing (kecuali bila persalinannya sesar tentu tidak pakai stagen), dan param untuk dibalurkan seluruh tubuh serta bedak dingin untuk muka. Jamu ini bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, memperlancar ASI, menjaga berat badan dan tentunya agar setelah melahirkan  bisa kembali sehat dan fit. Biar suami gak bingung belinya, beli sendiri aja di Lazada :)

2.Clodi Newborn


Setelah si kecil lahir, perhatian sekeluarga tercurah padanya. Satu hal yang paling menyita waktu dan tenaga adalah masalah cucian. Baby Navid bolak-balik terbangun karena pipis dan pup, sayapun sering terbangun untuk mengganti popoknya, apalagi kalo basah hingga grita dan baju, ganti semua deh. Saya agak terlambat mengenal clodi, saat Isya kecil sama sekali belum kenal clodi, kalo darurat atau diperjalanan dipakaikan pospak, Himda kenal clodi di usia 1 tahun, dari pengalaman itu, saya pengin baby Navid punya clodi newborn, agar tidurnya lebih nyenyak, clodinya juga dari kain sehingga aman untuk kulitnya, dan emaknya juga bisa istirahat. Clodi newborn ini bisa dipakai usia 3-15 Kg, jadi bisa banget nih dipakai baby Navid. Membeli clodi memang seperti investasi, mahal di awal, tapi hemat setelahnya karena bisa dicuci ulang dan juga dipakai hingga bertahun-tahun. 

3. Busy Baby Cloth Book
  

 Udah lama banget kepengen beli busy book tapi belum kesampaian. Busy book adalah buku kain berisi cerita dan permainan untuk merangsang perkembangan otak, mata dan sensorik anak. Kebetulan di Lazada ada busy baby cloth book jadi busy book untuk bayi usia 0-1tahun. Bisa untuk dibacakan pas baby Navid terbangun, atau minta bantuan kedua kakaknya untuk nemenin adiknya sambil bermain dengan buku ini sementara saya bisa nyambi beberes rumah. Buku ini cocok banget buat teman main si kecil.

4. Gamis Menyusui
  

Kebutuhan utama bayi adalah ASI, sehingga penting banget punya pakaian yang mendukung untuk bisa menyusui dimanapun. Saya langsung suka pas lihat Cantique gamis syar'i ini. Bahannya tidak menerawang, lebar, dilengkapi khimar yang menutup dada dan pastinya ada resleting depan untuk menyusui.

5. ASI Booster


Siapa yang meragukan manfaat ASI? Setiap ibu tentu berusaha memberikan yang terbaik untuk bayinya, termasuk berusaha agar ASI lancar sehingga bayi pun tumbuh sehat. Selain itu menyusui juga membantu ibu cepat pulih pasca persalinan. Agar ASI lancar, salah satu cara yang dilakukan adalah menjaga kesehatan, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang bergizi termasuk mengkonsumsi ASI Booster yang bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. 

Paket ASI Booster ini terdiri dari teh, Mama soya (susu kacang kedelai) dan Mama honey. Susu kedelai memiliki komposisi yang mirip dengan susu diantarannya: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat. Mama honey Diperkaya ekstrak:Daun katuk, Sari kurma, Habbatussauda,Hulbah/fenugreek Komposisi : Madu ternak kualitas super, diperkaya ekstrak daun katuk, sari kurma, habbatussauda, hulbah/fenugreek,dll. ASI Booster ini merupakan salah satu item yang ingin saya beli di Lazada.

Untuk saat ini, itulah 5 barang yang saya butuhkan sekaligus ingin saya beli di Lazada.  Semoga bisa diperoleh dalam waktu dekat ini. Amiin.
T




Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X Lazada Indonesia.
Yang diselenggarakan oleh ShopCouponsVoucher Lazada disponsori oleh Lazada Indonesia.